Langsung ke konten utama

Postingan

Welcome Back bersama akyuuu

Apa iniii???? Just a little greeting to my second home.hehehe Tired,right? Of course, i really tired. That's why, i want to tell you, write for you and forgot my real problem... Lari dari kenyataan? Maybe. Dan mungkin juga tidak... Hanya mencari tempat bernaung dikala hati sudah gundah, tapi tak sanggup bercerita dan tak sanggup menangis. Atau dikala hati sedang senang, tapi tak bisa berbagi karena alasan tertentu. This is my home, My little corner, My little trash Thanks to read my blah blah blah.  Love you Myrealcity.24102019 Ps. I feel so sad about sulli's f(x) accident... Please never never never push someone with your bad comment, Dont like it? Just silent and keep away from him/her. Dont stab him/her with your bad comment.
Postingan terbaru

[Short Story] You

. . . Puk . Sebuah tepukan lembut bersarang di pundak gadis berambut sebahu itu. Tak lama gadis itu menoleh dan mendapati teman se-apartemennya sedang tersenyum geli. "Kau sedang apa?" gadis berambut sebahu itu hanya melemparkan tatapan  tidak lihat aku sedang merawat tanaman Temannya hanya mendengus nafas geli dan berkata "Kenapa kau memandangi tanamanmu seperti memandangi pacarmu?" "Ini bukan pacarku, ini anakku. Jadi sangat jelas kalau aku sangat memperhatikannya. Ngomong-ngomong, aku belum punya pacar. Jadi jangan membual tentang caraku memandang pacarku." Balas gadis itu dengan dingin. Teman gadis itu tertawa terbahak mendengar kesensitifan temannya "Kau sedang PMS ya? kenapa galak sekali?" Gadis itu hanya mendengus sebal dan tidak memperdulikan temannya. . . "Well, Aku ingin meminjam handphonemu, pulsaku habis." Gadis bersurai  hitam kelam itu menunjuk tempat handphonenya dengan dagu.  "Aku ingin ...

Ada Band - Pesona Potretmu (Lirik lagu)

Letih terlihat di wa jah yang tua itu Tertidur pulas dalam alunan gelap malam Dibalik senyummu teduhkanku  Terbayang potret kala engkau masih muda  A jarkan sebuah kata cinta dalam hidup Kekuatan kasihmu nyata pulihkan  j iwaku yang kadang goyah  Pesonamu masih  jelas ku rasa hingga kini,  Menemani hingga ku dewasa  Derai air mata dan pengorbananmu,  Takkan tergantikan  Terima Kasih Ibu  Waktu cepat bergulir sisa kenangan kisah  Dia yang kau cinta telah lama meninggalkan dirimu sendiri Namun tetap kau berdiri tegak pada dunia Pesonamu masih  jelas ku rasa hingga kini,  Menemani hingga ku dewasa  Derai air mata dan pengorbananmu,  Takkan tergantikan  Terima Kasih Ibu  Menemani hingga ku dewasa  Derai air mata dan pengorbananmu,  Takkan tergantikan  Terima Kasih Ibu  Pesonamu masih  jelas ku rasa hingga kini,  Menemani hingga ku dewasa...

My Recommedation about Indonesian and Korean Song (moodbooster)

Sedih...  Hampir setiap orang pernah  merasakannya. Bohong jika ada orang yang bilang  bahwa ia tak pernah bersedih.   Ada seorang teman yang pernah berkata,  salah satu obat untuk kesedihan adalah  dengan mendengarkan lagu. And I really agree with it.  Bagi kalian, pencinta lagu indonesia,  aku merekomendasikan  beberapa lagu moodbooster yang  biasanya membantuku untuk sedikit tenang dan tersenyum.. ah atau  bernafas lega lebih tepatnya.  1. J KT 48 - Hanya lihat kedepan Lagu pertama yang bikin aku survive adalah lagu ini. Se jak  pertama dengerin, lagu ini  langsung kena di hati. Apalagi  dengan music yang  ceria, di jamin langsung niru goyang-goyang  dan berasa  jadi member  J KT48 dadakan *plak* Memandang  jauh kedepan dan membulatkan tekad. Ayo melangkah  bersama. 2. Raffi ahmad- Lepaskan Sa ja Se jak awal lagu ini diluncurkan, aku langsung menyukai lagunya. Lirik la...

Potongan Kisah

Hidup..... Bukan bagaimana aku berteman denganmu Tapi.... Saat aku merasa sedih saat kau meninggalkanku Saat aku bahagia bermain denganmu Saat aku juga ikut menangis melihat tangismu dan saat aku bahagia melihatmu tertawa Hidup.... Bukan bagaimana kau lebih unggul dariku Tapi bagaimana perjuangan kita mendapatkannya... Sedihmu sedihku Tangismu tangisku Tawamu tawaku Senyummu senyumku Sesederhana itulah hidup Tak perlu yang rumit seperti peta Tak perlu yang berpola seperti deret  aritmatika Tak perlu yang berrbentuk struktur kimia Cukup sekeping tawa, Secuil kesal, Setitik sedih, Segenggam tangis, Segunung bahagia.... Dan sepotong kisah yang akan selalu dikenang 29 Mei 2016 R.