Langsung ke konten utama

Ada Band - Pesona Potretmu (Lirik lagu)



Letih terlihat di wajah yang tua itu
Tertidur pulas dalam alunan gelap malam
Dibalik senyummu teduhkanku 

Terbayang potret kala engkau masih muda 
Ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup
Kekuatan kasihmu nyata pulihkan jiwaku yang kadang goyah 

Pesonamu masih jelas ku rasa hingga kini, 
Menemani hingga ku dewasa 
Derai air mata dan pengorbananmu, 
Takkan tergantikan 
Terima Kasih Ibu 

Waktu cepat bergulir sisa kenangan kisah 
Dia yang kau cinta telah lama meninggalkan dirimu sendiri
Namun tetap kau berdiri tegak pada dunia

Pesonamu masih jelas ku rasa hingga kini, 
Menemani hingga ku dewasa 
Derai air mata dan pengorbananmu, 
Takkan tergantikan 
Terima Kasih Ibu 

Menemani hingga ku dewasa 
Derai air mata dan pengorbananmu, 
Takkan tergantikan 
Terima Kasih Ibu 

Pesonamu masih jelas ku rasa hingga kini, 
Menemani hingga ku dewasa 
Derai air mata dan pengorbananmu, 
Takkan tergantikan 
Terima Kasih Ibu 


*Teruntuk my dearest Mom, and Grandmother. 
thanks for all love to me. 
Sorry if i  still cant be a good daughter and grand-daughter for you. 
Sorry... 
"Derai  air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan. terima kasih..." 
Thanks so much... 


and for my "30th years" 
Hallo... 
How do you do?
are you still alive?
How many child do you  have? 

I hope, you remember this song and be a good women, then. 
Thanks for you if still live 'till that day. 
Love you  more. 

-From : sesosok ulat yang  masih sangat jelek. 

At Zoocity. 26.07.17  (22.06 WIB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

More Scary Than Love

Terkadang cinta itu terlalu buta, hingga kau tak peka keadaan sekitar Terkadang cinta itu terlalu egois, tak mau tau dan tak ingin tau Terkadang cinta terlalu gila, hingga sanggup menghancurkan logika Terkadang cinta terlalu bodoh, hingga kau tak sanggup membedakan mana yang baik dan buruk Tapi.... ada hal lain yang jauh lebih buta, lebih egois, lebih gila dan lebih bodoh dari cinta. Hal itu bernama... DENDAM at. Kota yang sedang hujan, 25 januari 2016

4 desember 2015 _today's moment

Maka menulislah... aku pernah mendengar ah lebih tepatnya membaca sebuah buku. Aku lupa karangan siapa, tapi sang penulis mengatakan "menulislah, agar bisa menjadi pengingat untukmu di masa depan" Dan kali ini aku merasakan itu.. Ya, aku merasakannya.. Aku merasa hari ini benar-benar hari yang melelahkan,, tapi saat melihat semua tulisan-tulisanku bik di blog maupun di file pribadiku, aku menyadari satu hal Aku pernah lebih sakit dari ini