Langsung ke konten utama

Aku hanya bisa melihatmu



Aku....

aku hanya bisa melihatmu dari sini
dengan mulut yang tak bisa berucap,
dengan tangan yang tak pernah bisa menggapai,,
dan telinga yang hanya bisa mendengar suaramu  dari jauh...

Aku hanya bisa melihatmu dari sini
terbelenggu oleh benang-benang rindu yg melilit tiap inci hatiku,
terkurung oleh sekotak aturan yang menyiksa jiwa,,
dan  tercabik oleh sebilah cinta yang menyakitkan.

Aku hanya bisa melihatmu dari sini..
Bertahan dari setiap angin yang berhembus,
api yang selalu menjulurkan lidahnya,
hujan yang selalu membasahi hati,
serta tanah yang seakan menolakku mendekatimu..

Aku hanya bisa melihatmu dari sini
menangisi setiap sepi yang kurasa karena kehilanganmu...

*little note
sebenarnya ini bukan puisi baru, puisi ini sempat di pos di beberapa blogku yang lain..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

More Scary Than Love

Terkadang cinta itu terlalu buta, hingga kau tak peka keadaan sekitar Terkadang cinta itu terlalu egois, tak mau tau dan tak ingin tau Terkadang cinta terlalu gila, hingga sanggup menghancurkan logika Terkadang cinta terlalu bodoh, hingga kau tak sanggup membedakan mana yang baik dan buruk Tapi.... ada hal lain yang jauh lebih buta, lebih egois, lebih gila dan lebih bodoh dari cinta. Hal itu bernama... DENDAM at. Kota yang sedang hujan, 25 januari 2016

4 desember 2015 _today's moment

Maka menulislah... aku pernah mendengar ah lebih tepatnya membaca sebuah buku. Aku lupa karangan siapa, tapi sang penulis mengatakan "menulislah, agar bisa menjadi pengingat untukmu di masa depan" Dan kali ini aku merasakan itu.. Ya, aku merasakannya.. Aku merasa hari ini benar-benar hari yang melelahkan,, tapi saat melihat semua tulisan-tulisanku bik di blog maupun di file pribadiku, aku menyadari satu hal Aku pernah lebih sakit dari ini